Engkau ada dimana saat ini?
Kabar terakhir darimu, kau ada
dijalan untuk menuju kampusmu.
Tak sempat kutanyakan tentang
jalan pikiranmu saat itu. yang sampai kini pikiranku masih melayang tuk
menemukan jawaban dari pertanyaan yang telah ku buat sendiri, tentang
keputusanmu. Aku tak mengerti.
Membayangkanmu yang mungkin
sekarang mungkin lagi dijalan, dirumah, atau masih diluar dengan agendamu.
Kulihat diluar sana langit mulai
mendung. Mungkin nanti akan turun hujan deras. Jika kau terjebak hujan atau malah
basah oleh hujan, tak bisa ku bayangkan ekspresimu.
Mungkin hujan di edisi kali ini,
bisa membuatmu bahagia meski ku malah sebaliknya
Mungkin juga edisi hujan kali ini
membuatmu menggigil, karena kondisi badanmu yang kurang stabil. Atau bahkan edisi
hujan kali ini apa yang kau rasakan juga seperti apa yang tengah aku rasakan,
mungkin..
Namun, akan ada hujan di edisi
yang istimewa membuatmu bahagia, begitu juga denganku. Berlari kecil,
menadahkan tangan sambil memejamkan mata dan menikmati hujan berdua.
Ternyata benar, belum selesai ku
tulis pesan ini, hujan diluar sudah turun deras. Tapi aku melupakan suatu hal,
ternyata disana belum tentu hujan juga bukan. Dan semoga hujan kali ini disini
bisa membuatmu tersenyum, aku rindu dengan senyumanmu walau tak tampak dari
kasat mataku.
LLG, 18 Juli 16
Jejak Mimpi



