Kicauan anak ayam jelas terdengar
menari-nari dibawah terik matahari
Semilir angin terasa menyejukkan,
membelai lembut dedaunan dan kulitku yang mulai terasa dingin
Entah dingin karena apa, yang
jelas kutahu ini bukan karena angin
Hatiku bergejolak, jantungku
berdegup cepat
Seluruh tubuhku dingin
Terasa sungguh menyesakkan
Sejak hari itu
Silih berganti hari, kekhawatiran
menyelimuti pikiranku
Meski ku tau, tak seharusnya aku
seperti ini
Aku berusaha menikam, membunuh
setiap rasa itu hadir
Tapi lagi-lagi aku tak bisa
aku meyakinkan diriku, dia tak
seperti apa yang mereka katakan
dia pasti akan menepati janjinya
aku percaya..
tapi lagi-lagi, aku khawatir
aku takut apa yang kutunggu, apa
yang kuharap tak kunjung datang
aku takut..
Allah...
aku takuuuttt
apa yang telah kini terjadi padaku?
tak ada yang mampu menentramkan
hati, selain janji yang ditepati, komitmen yang dijaga, iman yang meningkat,
dan tawadhu yang membekas dihati.
Meski kini kau lagi pergi, tapi
aku selalu melangitkan doa itu, agar secepatnya kau pulang dan bisa berubah
menjadi apapun yang kau inginkan seperti katamu
dan setelah inginmu itu tercapai kau
bisa mengiringi ku lagi, bersamaku dan kembali membuatku tersenyum
LLG, 19 Juli 2016
Jejak Mimpi




0 komentar:
Posting Komentar