Selasa, 19 Juli 2016

Kicauan anak ayam jelas terdengar menari-nari dibawah terik matahari
Semilir angin terasa menyejukkan, membelai lembut dedaunan dan kulitku yang mulai terasa dingin
Entah dingin karena apa, yang jelas kutahu ini bukan karena angin

Hatiku bergejolak, jantungku berdegup cepat
Seluruh tubuhku dingin
Terasa sungguh menyesakkan
Sejak hari itu

Silih berganti hari, kekhawatiran menyelimuti pikiranku
Meski ku tau, tak seharusnya aku seperti ini
Aku berusaha menikam, membunuh setiap rasa itu hadir
Tapi lagi-lagi aku tak bisa
aku meyakinkan diriku, dia tak seperti apa yang mereka katakan
dia pasti akan menepati janjinya
aku percaya..
tapi lagi-lagi, aku khawatir
aku takut apa yang kutunggu, apa yang kuharap tak kunjung datang
aku takut..
Allah...
aku takuuuttt
apa yang telah kini terjadi padaku?

tak ada yang mampu menentramkan hati, selain janji yang ditepati, komitmen yang dijaga, iman yang meningkat, dan tawadhu yang membekas dihati.
Meski kini kau lagi pergi, tapi aku selalu melangitkan doa itu, agar secepatnya kau pulang dan bisa berubah menjadi apapun yang kau inginkan seperti katamu
dan setelah inginmu itu tercapai kau bisa mengiringi ku lagi, bersamaku dan kembali membuatku tersenyum

LLG, 19 Juli 2016

Jejak Mimpi

0 komentar:

Posting Komentar