Setiap nelpon ataupun pesan singkt pria tampanku itu pasti selalu punya kebiasaan baru yang selalu diucapkannya.
"Uni lagi apa?"
"Makan jangan telat terus"
"Mau masuk rumah sakit lagi?"
"jangan terlalu irit nak, ayah tahu betul jika kau sudah bertekad tentang sesuatu pasti selalu gigih untuk mewujudkannya, kalo pengen sesuatu belilah, kalo kurang ngomong, jangan lupa dengan kesehatanmu nak"
Saat ayah memanggil dengan sebutan 'nak' sungguh hati ikut berseru-seru dengan berbagai emosi di dalamnya, aku tau betul disaat seperti itu ada kasih sayangnya yang meluap-luap.
Ayaah...
Untuk pertama kalinya nanti, ingin sekali aku mengatakan bahwa putrimu ini mencintai pria lain selainmu yah.
Tapi aku takut, aku takut ayah marah.
Bagiku marah ayah seperti monster yang tak pernah aku kenal. Menyeramkan.. membuat aku tertunduk dan menyudut..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar