skip to main |
skip to sidebar
Saat hati terus berharap, saat harapan terus dilangitkan,
saat jarak menghadirkan rindu, dan saat doa menjadi obat rindu terampuh.
Mengapa?karna ketika hati bersama hati yang saling
berkomunikasi maka jarak terasa dekat, sangat dekat , hati yang berbicara. Seperti
halnya yang kita ketahui, ketika dua orang saling menyimpan amarah, mau sekeras
apapun kita berbicara kepadanya, ia semakin jauh, semakin kita berteriak pun
masih terasa jauh.
Beruntunglah bagi setiap manusia yang mesih didera kerinduan,
ibaratkan tulisan tak berspasi, tak rapi bukan kita melihatnya? Jarak dari
kedua kata menjelma kerinduan yang berbatas, tetap bertemu, beriringan, dan
saling melengkapi.
Duhai jejak perindu, bersabarlah menanti, bersabarlah
menunda cinta itu, karna kau pun akan mendapatkan cinta yang berkualitas yang
akan semakin mendekatkanmu dengan-Nya dan dengan bersamanya pun syurga terasa
begitu dekat.
Tapi, Duhai penjejak rindu aku khawatir seseorang yang
selalu aku langitkan tak mampu menjaga dirinya, berikhtilaat dengan wanita
lain, aku tak mampu menerimanya penjejak rindu. Sungguh ketika aku mengetahuinya
nanti hati terasa teriris, sayap burung merpati pun terluka perih,
bunga-bunga melati dihalaman belakang menjadi layu tak bermekar, dan
tanah-tanah pun menjadi gersang. Aku ingin ia terjaga, seperti halnya aku yang
berusaha menjaga izzah diri.
Maafkan aku penjejak rindu atas keluhan ku ini, aku tak
mempu membendungnya lagi, dan mungkin ini pun khilaf diri yang tak begitu
menjaga komunikasi dengannya, hanya dengannya saja. Astaaghfirullah aladzim.. Tapi aku percaya dan yakin takdir Allah pun selalu baik, selalu.. Frame SkenarioNya selalu indah, selalu...
Dan mampukan diri bertahan dititik riskan ini? Semoga rasa cinta
ini tak seperti rasa cinta yang dulu pernah ku tanam, somoga...
llg, 22 jan 16
Jejak Mimpi
0 komentar:
Posting Komentar