Coba keluar, lihatlah langit. Ada kerlipan-kerlipan yang benderang, itu namanya bintang. Coba dengarkan, ada suara krik-krik menirai pendengaran, itu namanya jangkrik. Dan coba rasakan, ada seseorang yang menunggu setiap malam untuk mematikan lampunya.
ah sudahlah lebih baik ngomong sama penyu:
nyuuu, coba lihat keluar jendela. Tak ada rintikan air yang turun. Padahal aku menantikan kehadirannya nyu, pasti kamu juga kan nyu. Inget ga perjalanan kita?setiap hujan kau dan aku selalu mengadahkan tangan bersama dan menikmatinya. Lalu kita selalu menunggu hadirnya sang pelangi kan nyu? Aku benar-brnar merindukan moment itu nyuu.
Nyuuu, tapi di dalam sini (nunjuk hati) lagi hujan deres nyu. Kau bisa melihat atau merasakannya? Ah kamu nyu setiap diajak ngomong gak pernah ngomong senyuuum aja terus. Nyuuu... mungkin gak ya setelah hujan deresnya berhenti ada pelangi setelahnya?
Hmm tapi bagaimana mungkin hadir lagi pelangi di hati yang basah ini? Sedangkan dia, sang mentari pergi dibayangi awan kelabu penutup mimpi. Ku mohon kembalilah, buat mataku berwarna lagi.
Di dalam kamar dengan dinginnya malam yang diselimuti hujan.
Jejak Mimpi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar